Selasa, 28 Oktober 2008

Lima Emas Disabet Tim Indonesia Dalam Kontes Matematika

 ym>
Rabu, 23-Juli-2008; 08:33:02 WIB
Menyambut Hari Anak Nasional pada 23 Juli kali ini, Indonesia mendapat hadiah yang menggemberikan. Indonesia membuktikan bahwa generasi mudanya masih banyak yang unggul, baik dari segi mental maupun kemampuan. Buktinya, dalam beberapa lomba ilmu pengetahuan, Indonesia selalu berhasil menyabet medali. Pada ajang olimpiade fisika dunia, bahkan Indonesia tak pernah absen mendapat medali emas. 

Dan, baru-baru ini yang membuat bangga adalah giliran tim matematika. Delapan siswa SD Indonesia meraih sukses dalam kontes matematika The 12
th Po Leung Kuk Primary Mathematics World Contest (PMWC) 2008 yang diselengarakan di Hong Kong. Tim Indonesia yang dibagi dalam dua tim berhasil menyabet lima medali emas, dua perak, dan satu perunggu untuk kategori individu.

Lima medali emas masing-masing diperoleh Richard Akira Heru (SD PL Bernadus Semarang), Peter Tirtowijoyo Young (SD Santa Maria Surabaya), Stefano Chiesa Suryanto (SD Santa Theresia Jakarta), Christa Lorenzia Soesanto (SD Tirta Martha BPK Penabur Jakarta), dan Fransisca Susan (SD Santa Ursula Jakarta). Sedangkan medali perak diraih Nicholas Tarino (SD Stella Maris Tangerang) dan Vincent (SDK BPK XI Penabur Jakarta). Terakhir, Reynaldi Satrio Nugroho (SD Al-Azhar Kemang Pratama, Bekasi) berhasil menyabet medali perunggu. 

Selain di kategori Individu, Indonesia juga berlaga dikategori tim. Hasilnya, tim Indonesia 1 berhasil meraih medali perak. Yang lebih membanggakan yaitu bahwa Indonesia menjadi satu dari enam tim yang meraih 
The Champion untuk penampilan terbaik bersama Amerika Serikat, Bulgaria, China, Filipina, dan Taiwan. 

Tahun ini merupakan tahun ketiga bagi tim Indonesia berkompetisi di ajang ini. Tentu saja ini suatu prestasi yang luar biasa karena mereka berhasil menyisihkan lawan-lawannya yang datang dari 15 negara, Amerika Serikat, Afrika Selatan, Australia, Bulgaria, China, Hongkong, India, Indonesia, Makau, Malaysia, Meksiko, Filipina, Singapura, Taiwan, dan Thailand.    

Hasil ini merupakan pembuktian bahwa siswa Indonesia walaupun di usia yang masih belia mampu berprestasi di kancah internasional. Semoga akan ada lagi prestasi-prestasi gemilang selanjutnya. 

MAAF JUJA BARU TAW

Tidak ada komentar: