Kamis, 06 November 2008

Mataram jadi Tuan Rumah Olimpiade Matematika International

Jakarta, 5/11/2008 (Kominfo Newsroom) – Tuan rumah Indonesia yang menurunkan dua tim bertekad merebut 10 medali emas untuk tampil sebagai juara umum International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) for Primary School 2008 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 8 – 14 November 2008.

Negara-ne gara peserta IMSO yang akan dibuka oleh Dirjen Mandikdasmen Suyanto mewakili Mendiknas tersebut adalah Brunei Darussalam (6 siswa), Chinese Taipei (12), Filipina (26), Hongkong (5), Malaysia (6), Nigeria (6), Singapura (12), Srilanka (6), Thailand (12) dan tuan rumah Indonesia (42) yang menurunkan 2 tim.

''Saingan terberat diperkirakan akan datang dari negara Chinese Taipei, kemudian Filipina, yang punya sekolah khusus olimpiade dan Singapura yang juga mempunyai sekolah khusus matematika,'' kata Husaini Wardi, Kasubdit Program Direktorat TK dan SD Depdiknas, di Jakarta, Rabu, (5/11).

Husaini yang didampingi Kapus Humas dan Informasi Depdiknas M. Muhadjir, dan Koordinator IMSO 5 Elvira, juga mengatakan bahwa tema IMSO ke-5 ini adalah ''Smart, Skilled, and Creative in Joyful Competition for Exellence.''

IM SO ke-5 ini akan menjadi IMSO pertama yang dilaksanakan di luar Jakarta, setelah Walikota Mataram Ruslan, SH langsung meminta kepada Direktorat TK dan SD Depdiknas agar IMSO ke-5 dapat dilaksanakan di kota Mataram, dan saat itu Depdiknas menyanggupi.

Un tuk penyelenggaraan tersebut, Walikota Mataram menyiapkan dana pendamping dari APBD untuk membantu penyelenggaran IMSO ke-5 misalnya transport lokal, pembukaan, dan penutupan.

Depd iknas juga memberi peluang kepada kota Mataram untuk menurunkan pelajarnya mengikuti IMSO ke 5 tersebut dan dipilihlah tim Indonesia 2 yang terdiri dari 6 siswa Matematika dan 6 siswa IPA untuk mengikuti olimpiade tersebut setelah melalui tes dan memenuhi passing grade yang telah ditentukan oleh Depdiknas.

Seda ngkan tim Indonesia 1 yang direkrut dari juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang memperoleh medali emas, dan jalur pembinaan yang disiapkan oleh Depdiknas secara khusus, sehingga dengan demikian seluruh siswa Indonesia terdiri dari 21 siswa matematika dan 21 siswa untuk IPA.

Sementara itu Elvira, Koordinator IMSO ke-5, mengatakan, pada olimpiade IMSO ini untuk bidang matematika akan dilakukan tes teori, (dengan menjawab singkat, uraian singkat dan essay) serta eksplorasi.

Sedangkan untuk tes bidang IPA meliputi tes teori (dengan menjawab singkat, uraian singkat dan essay) serta eksperimen. Untuk ekplorasi pada bidang matematika ini merupakan 'ikon' khusus IMSO di Indonesia, karena penyelenggaraan serupa di negara-negara lain tidak ada, katanya. (T.Ad/toeb/b)

Tidak ada komentar: